Belajar Mendengarkan (Memory untuk papa)

 
“Pa , saya baru membaca buku tentang berbicara dan mendengarkan ,
bagus pa . . .”

Kata seorang anak remaja kepada papanya sambil menunjukkan buku tersebut.

“Pa , dibuku ini ditulis ,
untuk belajar berbicara orang hanya butuh waktu 3 tahun ,
tapi untuk belajar mendengarkan ternyata orang membutuhkan waktu yg lama ,
sampai 30 tahun , . . . memang tidak semua orang sama tapi . . . . . . . . . . . ”

Si anak berbicara dan bercerita tentang pengetahuan yg baru dipelajarinya ,
sementara sang papa mendengarkan dengan penuh perhatian ,
sambil sesekali bertanya dan berkomentar singkat.

Setelah si anak cukup puas berbicara ,
sang papa mengambil selembar kertas dan menggoreskan pena.

“Dalam huruf Kwo Ie (Mandarin) ,
kata “Shuo” yg artinya “berbicara” terdiri dari 2 kata ,
yaitu kata “Yen” yg artinya “kata-kata” dan kata “Tue” yg artinya “pertukaran”.
Maksudnya bila kita berbicara , kita hanyalah bertukar kata-kata (dengan orang lain).”

“Sedangkan kata “Ting” , yg artinya “mendengar” terdiri dari 3 kata ,
yaitu kata “Er” yg artinya “telinga” , kata “Te” yg artinya “kebajikan” dan
kata “Sin” yg artinya “hati”.
Jadi untuk mendengarkan tidaklah cukup dengan telinga ,
tapi butuh kebajikan yg bersumber dari hati.

Si anak mendengarkan ,
sambil mengamati coretan huruf “Shuo” dan “Ting” yg dituliskan papanya.
Kemudian si anak mulai berbicara lagi ,
sang papa mendengarkan dengan penuh kesabaran . . . . . . . . .
 

       Papa , hampir 25 tahun berlalu sejak bincang-bincang itu ,
       tapi anakmu masih juga hanya belajar bicara ,
       berbicara dan berbicara terus . . . . . . . . .
       anakmu tidak juga bisa belajar untuk mendengarkan ,
       jangankan untuk belajar mendengarkan dengan hati ,
       mendengarkan dengan telinga saja tidak punya kesabaran.

                                                                                        S.O.T.R , April ’08

———————————————————————————————————————-

Saya meminta tolong pada seorang teman bernama Lily
(guru bahasa mandarin di Semarang) untuk menuliskan kata-kata tsb ,
inilah tulisan “Shuo” (membacanya swo’) dan “Ting” (membacanya ‘ding’) tsb.
Terima kasih buat Lily.


=================================================

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: